Apakah yang dimaksud dengan Tuna Susila

Terinspirasi
dari berita yang bermunculan di televisi nih. Aku punya info yang menarik, asal
jangan ditarik, karena bisa purik (marah). Info ini tentang “apakah yang
dimaksud dengan tuna susila?”. Horor nih infonya. Bukan semacam hantu sih, cuma
cukup bisa membuat para pembaca dan pendengar pada deg – deg an.
Maklum tentang
“apakah yang dimaksud dengan tuna susila?” ketika mendengar tuna siswa, pasti
semua pada berpikir kalau itu tabu. Tapi ya gimana lagi, kalau tidak diberi
tahu, bisa bahaya nanti kalau ada yang nawari (ehh, sensor). Sekarang kan lagi
musimnya, bicara dengan bahasa yang tidak dimengerti orang lain, agar orang
lain mau melakukan. Jangan terlalu serius ya memahami omonganku.
Okay, mari kita
mulai. Tuna susila itu...
Tuna itu artinya
dari dulu emang “kurang” sih. Tapi susila itu, sebenarnya menunjukkan orang
yang punya perilaku yang baik. Namun, karena kata pertama negatif, kemudian
kata kedua positif. Maka negatif yang menang. Kan kalau di matematika gitu,
ketika hitungan itu ada positif dan negatif, maka negatif yang menang.
Lalu bagaimana
kaitannya ilmu matematika dengan tuna dan susila?
Begini karena
negatif yang menang, artinya kata tuna susila itu berarti orang yang memiliki
kelakuan yang tidak baik. Tidak baik itu bukan berarti pembohong atau licik
hlo. Tapi orang yang melakukan perbuatan yang emang tidak baik (aku tidak enak
mau ngomong)
Tapi demi ilmu,
akan aku katakan sebenarnya. Jadi tuna susila itu sama halnya seperti orang
yang melakukan perbuatan zina alias pelacur (maaf ya...). Orang yang seperti
itu, jika wanita namanya WTS alias Wanita Tuna Susila. Kalau pria? Belum ada
sih nama julukannya. Mereka pekerjaannya menjual tubuhnya untuk berbuat zina. Mereka menjadi WTS itu biasanya karena kepepet kebutuhan
sih. Bisa masalah ekonomi, bisa juga karena pernah punya pacar, terus dinodai
oleh pacarnya.
Begitulah
ceritanya. Kenapa bisa dinamakan tuna susila.