Ada yang Tahu, Apa itu Miom?

Penyebab kemunculan miom
belum diketahui. Kemunculannya terkait hormon estrogen (Hormon
reproduksi). Oh ya, apa itu miom? miom
lebih sering muncul pada wanita, mungkin para wanita sudah lebih mengetahui apa
itu miom?
Miom adalah pertumbuhan di dalam rahim (uterus) yang tidak bersifat
ganas (kanker). Miom adalah sel otot rahim yang tumbuh secara tidak normal,
sampai membentuk tumor jinak. Berukuran sebesar kacang polong sampai sebesar
anggur, namun bisa bertambah jumlahnya.
Indikasi munculnya miom dapat
dilihat dari menstruasi yang terlalu cepat. Miom bersifat menurun, jika ibu
atau keluarga pernah memiliki miom, cenderung akan turun kepada keturunannya.
Banyak mengonsumsi daging ketimbang sayur juga dapat menjadi penyebab miom. Dan
tentu alkohol, memicu datangnya miom pula.
Tidak terasa sakit mungkin
saat penderita mengalami miom, sehingga sulit diketahui. Kebanyakan orang
mendapatinya saat melakukan pemeriksaan ginekologi. Pengobatannya tidak serumit
kanker/ tumor ganas, biasanya miom menyusut saat wanita sudah memiliki banyak
keturunan (sudah melahirkan).
Namun, miom juga dapat menyebabkan penderitanya
susah mengalami kehamilan. Miom yang tumbuh di dinding rahim dan bagian leher
rahim dapat mempersulit proses pembuahan.
Seperti halnya penyakit lain,
bukan berarti miom tidak berbahaya, ada beberapa gejala yang dimiliki
penderitanya: Saat haid, penderita akan mengalami pendarahan yang cukup lama,
terjadi pembesaran perut secara abnormal, rasa nyeri di bagian belakang tungkai,
gangguan atau rasa nyeri pada kandung kemih/usus besar, rasa sakit saat
berhubungan suami istri. Nah, saat terjadi gejala-gejala ini, sebaiknya miom
tersebut diangkat. Sebaiknya, lakukan konsultasi dengan dokter jika memang
mengalami gejala seperti diatas.
Miom memang bisa dibiarkan, karena dapat
mengecil. Namun, tidak baik jika kita membiarkan penyakit bersarang di tubuh
kita. Ada baiknya kita melakukan pengecekan atau konsultasi dengan dokter,
karena jika ternyata didapati miom sudah membesar dan mengganggu anatomi rahim,
kejadian akan sangat berbeda.
Penderita miom dapat mengalami keguguran, miom
yang terlalu besar dapat mendorong embrio sehingga tidak menempel di dinding
rahim.